Minggu, 11 Januari 2026

7P Tugas Terstruktur 6

 

Strategi Pemasaran Produk/Jasa dengan Konsep 7P

November 17, 2025
Oleh: Farrel Edviant Batubara (AE 39)

Judul

“Penerapan Marketing Mix (7P) pada NIKE sebagai Brand Olahraga Global di Indonesia”


Pendahuluan

Latar Belakang

Nike adalah salah satu perusahaan apparel dan perlengkapan olahraga terbesar di dunia yang dikenal sebagai simbol performa, inovasi, dan gaya hidup aktif. Di Indonesia, Nike tidak hanya diposisikan sebagai merek sepatu atau pakaian olahraga, tetapi sebagai bagian dari identitas anak muda, atlet, dan komunitas pecinta olahraga. Nike berhasil memadukan fungsi olahraga dengan gaya hidup (sport lifestyle), sehingga produknya digunakan tidak hanya untuk aktivitas fisik, tetapi juga untuk fashion sehari-hari.

Dalam beberapa tahun terakhir, Nike semakin memperkuat pendekatan digital, komunitas olahraga, dan storytelling merek. Kampanye seperti Just Do It dan dukungan terhadap atlet dunia membuat Nike memiliki hubungan emosional yang kuat dengan konsumennya. Hal ini menjadikan Nike menarik untuk dianalisis menggunakan konsep 7P karena strategi pemasarannya sangat komprehensif dan terintegrasi secara global maupun lokal.

Tujuan Analisis

Analisis ini bertujuan untuk menerapkan konsep marketing mix 7P pada Nike, mengidentifikasi kekuatan strategi pemasarannya, serta merumuskan rekomendasi agar Nike semakin relevan di pasar Indonesia, khususnya bagi generasi muda yang aktif, digital, dan sadar akan gaya hidup sehat.

Gambaran Umum Pasar Sasaran

Nike menyasar konsumen berusia 15–40 tahun yang aktif secara fisik, peduli terhadap penampilan, dan tertarik pada brand global dengan nilai inspiratif. Segmen ini mencakup pelajar, mahasiswa, atlet amatir, hingga pekerja muda yang menggunakan produk Nike baik untuk olahraga maupun gaya hidup kasual. Di Indonesia, pasar ini tumbuh seiring meningkatnya tren olahraga seperti lari, gym, futsal, basket, dan gaya hidup sehat.


Analisis Strategi Pemasaran 7P Nike

A. Produk (Product)

Nike menawarkan rangkaian produk yang sangat luas, mulai dari sepatu olahraga (running, basketball, football, training), pakaian olahraga, hingga aksesoris seperti tas dan topi. Selain itu, Nike juga memiliki lini lifestyle seperti Nike Air dan Jordan Brand yang sangat populer di kalangan anak muda. Kekuatan produk Nike terletak pada inovasi teknologi seperti Air, Flyknit, dan React Foam yang meningkatkan performa atlet sekaligus kenyamanan pengguna.

Nike juga sering meluncurkan produk edisi terbatas dan kolaborasi dengan atlet, selebriti, dan desainer, sehingga menciptakan kesan eksklusif dan meningkatkan daya tarik merek.

B. Harga (Price)

Nike menggunakan strategi harga premium, namun tetap memiliki variasi harga untuk menjangkau segmen yang lebih luas. Produk-produk high-end ditujukan untuk atlet dan penggemar berat, sementara seri entry dan mid-level dapat dijangkau oleh konsumen muda. Strategi ini membuat Nike tetap terlihat eksklusif tanpa kehilangan pasar massal.

Diskon musiman, promo online, dan outlet Nike Factory Store juga membantu menarik konsumen yang lebih sensitif terhadap harga.

C. Tempat (Place)

Nike mendistribusikan produknya melalui toko resmi, Nike Factory Store, gerai mitra seperti MAP dan Planet Sports, serta kanal online seperti website Nike, marketplace, dan aplikasi Nike App. Di kota besar, Nike juga memiliki flagship store yang berfungsi sebagai pusat pengalaman merek. Sistem omnichannel ini memudahkan konsumen membeli produk baik secara online maupun offline.

D. Promosi (Promotion)

Nike dikenal dengan strategi promosi berbasis storytelling dan inspirasi. Kampanye seperti Just Do It tidak hanya menjual produk, tetapi juga menjual semangat, keberanian, dan gaya hidup aktif. Nike juga aktif menggunakan influencer, atlet nasional dan internasional, serta media sosial untuk menjangkau generasi muda. Di Indonesia, Nike sering terlibat dalam event olahraga, lomba lari, dan komunitas fitness.

E. Orang (People)

Karyawan toko, pelatih komunitas, dan brand ambassador Nike berperan besar dalam membentuk pengalaman pelanggan. Staf Nike biasanya dilatih untuk memahami produk dan gaya hidup olahraga sehingga mampu memberikan rekomendasi yang tepat. Selain itu, Nike membangun komunitas seperti Nike Run Club dan Nike Training Club yang menghubungkan brand dengan konsumen secara lebih personal.

F. Proses (Process)

Proses pembelian Nike dirancang agar mudah dan cepat, baik di toko fisik maupun online. Aplikasi Nike memungkinkan pengguna memesan, melacak produk, serta mendapatkan rekomendasi berbasis preferensi. Di toko fisik, tata letak dan alur pelayanan dibuat agar konsumen dapat mencoba produk, mendapatkan saran, dan melakukan pembayaran dengan efisien.

G. Bukti Fisik (Physical Evidence)

Bukti fisik Nike terlihat dari desain toko yang modern dan sporty, kemasan produk yang berkualitas, serta tampilan visual brand yang konsisten. Logo swoosh Nike dan slogan Just Do It menjadi simbol kuat yang langsung dikenali. Selain itu, kualitas bahan dan desain produk juga menjadi bukti nyata dari positioning Nike sebagai brand premium dan profesional.


Kesimpulan dan Rekomendasi

Nike telah menerapkan strategi 7P dengan sangat kuat melalui produk inovatif, harga yang mencerminkan kualitas, distribusi luas, promosi inspiratif, SDM profesional, proses pembelian modern, dan bukti fisik yang konsisten. Untuk memperkuat posisinya di Indonesia, Nike dapat memperluas program komunitas olahraga di kota-kota kecil, meningkatkan kolaborasi dengan atlet dan kreator lokal, serta mengembangkan produk yang lebih terjangkau tanpa mengorbankan citra premium. Dengan strategi tersebut, Nike dapat terus menjadi pemimpin pasar olahraga sekaligus ikon gaya hidup generasi muda.

Tugas Mandiri 15

  Tugas Mandiri 15 Riset Tren Kewirausahaan Global & Peluang Digital Topik: Artificial Intelligence for Small Business 1. Ringkasan Tren...